Hidayat Harap Pemerintah Batalkan Kenaikan Harga BBM

Hidayat Harap Pemerintah Batalkan Kenaikan Harga BBM

- detikNews
Minggu, 18 Mei 2008 11:05 WIB
Jakarta -
Ketua MPR Hidayat Nurwahid mengharapkan pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY)-Jusuf Kalla (JK) membatalkan rencana menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM). Ia mengimbau pemerintah melakukan penghematan anggaran negara.

"Saya harap itu tidak jadi dilaksanakan karena saya yakin pemerintah juga dengar kesulitan dari masyarakat," kata Hidayat usai menjadi pembicara seminar '100 tahun kebangkitan nasional, bangkitlah negeriku, harapan itu masih ada' di Jakarta Media Center (JMC), Kebon Sirih, Jakarta, Minggu (18/5/2008).

Hidayat menyambut baik DPR meminta penjelasan kepada Presiden SBY terkait kenaikan harga BBM. Tapi ia menyarankan, pertemuan DPR-Presiden dilakukan dalam rapat konsultasi dan juga menghadirkan pimpinan lembaga negara lainnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Mantan Presiden PKS itu juga menyesalkan Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Syamsir Siregar yang menuding demo menolak kenaikan BBM ditunggangi pejabat. Tudingan itu, dinilai Hidayat sebagai tudingan klasik.

Dalam menghadapi demo, menurut suami Diana Abbas Thalib itu, sikap pemerintah yang tepat adalah seperti yang dilakukan Wapres Jusuf Kalla yang mempersilakan demo asal tidak anarkis.

"Ini adalah teror yang tidak kalah serius dari kenaikan BBM. Sebaiknya demo tidak dikotori. Demo itu harus jelas dan tidak merusak," tegas Hidayat.

Mengenai sikap PKS yang menolak kenaikan harga BBM padahal banyak kadernya berada di pemerintahan, Hidayat mengatakan, PKS akan mendukung bila kebijakan pemerintah itu ma'ruf alias mendatangkan kebaikan bagi rakyat.

"Kalau PKS mengkritik bukan berarti PKS memusuhi karena kritikan itu bagian untuk meningkatkan proses demokrasi," tandas Hidayat. (iy/mar)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads