"Saya berduka atas meninggalnya tokoh perfilman Insonesia," tutur M Nuh saat melayat di
rumah duka, Jl Garuda V blok C2 no.1 Bintaro Jaya, Jakarta, Minggu (18/5/2008).M Nuh melihat sosok almarhum sebagai aset yang sangat berharga bagi kemajuan film Indonesia. Bangsa ini pun sangat kehilangan Sophan sebagai tokoh perfilman, apalagi saat ini film Indonesia mulai bergeliat lagi.
"Kita kehilangan aset film yang sangat berharga," tuturnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
sekali sama dia. Saya kenal dia lewat film saat saya masih kecil. Saya suka film-filmnya
bersama istrinya," kenangnya.
M Nuh melihat, film-film yang diperankan almarhum sangat menumbuhkan jiwa nasionalisme dan pemberi inspirasi. "Dan sampai beliau terakhir pun masih menyerukan tentang Kebangkitan Nasional," ujarnya.
(ary/mar)











































