"Saya sangat kaget, saya baru ketemu beberapa hari lalu di Yogyakarta. Waktu itu, kami janji ketemuan lagi, pokoknya saya sangat kaget dan turut berduka cita," kata mantan Panglima Kostrad ini ketika dimintai komentarnya di Kantor PBNU Jl Kramat Raya, Jakarta Pusat, Sabtu (17/5/2008).
Lantas mantan menantu almarhum Presiden Soeharto ini pun memberikan kesan terhadap Sophan Sophiaan yang sempat dikenalnya itu. "Saya kira, beliau orang yang idealis dan nasionalis," jelasnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dia seorang yang lurus masuk dunia politik, hanya saja dia harus lebih beradaptasi dengan kondisi yang baru, dunia yang tidak selalu memberikan dia kenyamanan," kata Budiman yang kini menjadi salah seorang pengurus di PDIP ini.
Sophan dinilai Budiman selama ini terlalu berharap banyak dan cepat untuk melakukan perubahan, padahal di dunia politik sikap ini bisa menjatuhkannya.
"Menurut saya, Sophan Sophiaan orang yang baik, padahal dia bisa bertahan kalau sabar. Tentu saja, dia bisa memberikan banyak sumbangan untuk dunia politik dan hadir sama kita serta memberikan harapan-harapan untuk Indonesia ke depan. Saya turut berduka cita," pungkasnya. (zal/djo)











































