"Dia seorang idealis yang tidak pernah mau berhenti. Namun dia juga seorang idealis yang pernah frustrasi melihat perkembangan Indonesia yang semakin amburadul," kata Muhaimin.
Hal ini disampaikan Muhaimin saat melayat di kediaman Sophan di Jalan Garuda V C2 nomor 1, Bintaro Jaya, Tangerang, Banten, Sabtu (17/5/2008).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dia mencoba bersama-sama elemen bangsa yang lain untuk membangun Indonesia," ujar Muhaimin sambil bergegas masuk ke rumah duka. (aan/djo)











































