HTI Yogya: Tolak Kenaikan BBM, Ini Kebijakan Zalim

HTI Yogya: Tolak Kenaikan BBM, Ini Kebijakan Zalim

- detikNews
Sabtu, 17 Mei 2008 09:53 WIB
Yogyakarta - Sekitar 500 anggota Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) Yogya demo menolak kenaikan harga BBM. Mereka membawa jeriken kosong dan berbagai alat dapur.

Aksi HTI Yogya ini dimulai di Bundara UGM, Sabtu (17/5/2008). Dari tempat itu, massa kemudian longmarch ke Kantor Pos Besar Yogyakarta, Jl Senopati.

Selama longmarch, massa HTI menerikan yel-yel tolak BBM. Massa, terutama kaum wanita, mengacung-acungkan berbagai perabotan dapur seperti, panci, penggorengan dan sebagainya. Sedangkan kaum prianya mendorong sepeda motor yang mesinnya dimatikan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kenaikan harga BBM sebesar 30 persen sangat tidak wajar dan zalim. Kebijakan ini menyengsarakan rakyat kecil dan harus ditolak," kata korlap HTI Yogya, Bey Lasfrina.

Massa HTI meminta pemerintah menempuh kebijakan lain agar APBN tidak defisit. Salah satunya adalah melakukan penghematan di berbagai sektor.

"Pemerintah seharusnya melakukan penghematan. Dampak kenaikan yang merasakan langsung adalah rakyat, yakni harga sembako yang melangit," tutur Bey.

Demo yang dilakukan massa HTI Yogya ini berlangsung tertib sehingga tidak terlalu memacetkan arus lalu lintas. Meski demikian, aksi ini mendapat pengawalan ketat dari aparat kepolisian yang disebar di beberapa tempat. (djo/ken)


Berita Terkait