Aksi HTI Yogya ini dimulai di Bundara UGM, Sabtu (17/5/2008). Dari tempat itu, massa kemudian longmarch ke Kantor Pos Besar Yogyakarta, Jl Senopati.
Selama longmarch, massa HTI menerikan yel-yel tolak BBM. Massa, terutama kaum wanita, mengacung-acungkan berbagai perabotan dapur seperti, panci, penggorengan dan sebagainya. Sedangkan kaum prianya mendorong sepeda motor yang mesinnya dimatikan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Massa HTI meminta pemerintah menempuh kebijakan lain agar APBN tidak defisit. Salah satunya adalah melakukan penghematan di berbagai sektor.
"Pemerintah seharusnya melakukan penghematan. Dampak kenaikan yang merasakan langsung adalah rakyat, yakni harga sembako yang melangit," tutur Bey.
Demo yang dilakukan massa HTI Yogya ini berlangsung tertib sehingga tidak terlalu memacetkan arus lalu lintas. Meski demikian, aksi ini mendapat pengawalan ketat dari aparat kepolisian yang disebar di beberapa tempat. (djo/ken)











































