Kalla: Masalah di Aceh Bukan Syariah, Tapi Ketidakadilan

Kalla: Masalah di Aceh Bukan Syariah, Tapi Ketidakadilan

- detikNews
Sabtu, 17 Mei 2008 00:00 WIB
Jakarta - Pengalaman mantan Menkum HAM Hamid Awaluddin dalam upaya perdamaian Aceh dikisahkan dalam buku karyanya. Wakil Presiden Jusuf Kalla pun punya kesan tersendiri tentang perdamaian.

"Perdamaian itu amal ibadah dan keikhlasan. Upaya perdamaian itu hanya bisa diselesaikan apabila kita dapat paham apa masalah dan background-nya. Itu diperlukan pelajaran dan pengalaman," kata Jusuf Kalla dalam sambutannya di peluncuran buku di Balai Kartini, Jakarta, Jumat (16/5/2008).

Menurut Kalla, dalam upaya perdamaian Aceh berbagai cara dilakukan untuk lebih mengenal Aceh. Contohnya saja dengan membaca buku-buku sejarah Aceh dan mengetahui peta daerah-daerah di Aceh. Bahkan beberapa tokoh seperti Hasan Tiro dicari datanya dari buku.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Saya terpaksa mempelajari tata negara, UUD. Saya tidak bisa mengandalkan staf ahli karena bisa salah konteksi," imbuh Kalla.

Ada beberapa langkah yang harus dijalani dalam menyelesaikan masalah yakni dengan mendatangi dan mengetahui persoalan itu, bukannya menghindari.

Menurut Kalla, selama semua pihak ingin menyelesaikan masalah dengan baik dan penuh keikhlasan tentu semua bisa terselesaikan. "Selama ini orang salah mengira Aceh itu karena masalah syariah. Padahal ini bukan, tapi masalah keadilan," ujar dia.

Karena ini masalah keadilan, lanjut Kalla, tentu jika ingin terselesaikan persoalannya maka kita harus membawa diri pada persoalan tersebut. (mly/nvt)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads