Korban terakhir adalah seorang bayi berempuan berusia 22 bulan dari Provinsi Jiangxi. Bayi malang itu meninggal pada Kamis, 15 Mei waktu setempat di rumah sakit.
Demikian disampaikan pejabat-pejabat kesehatan kepada kantor berita resmi China, Xinhua, Jumat (16/5/2008).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Angka tersebut diperkirakan akan terus bertambah setelah Kementerian Kesehatan China pekan lalu memerintahkan fasilitas-fasilitas kesehatan untuk melaporkan setiap kasus baru.
Virus EV71 menyebar melalui kontak dengan air liur atau kotoran pasien yang terinfeksi. Penyakit ini umumnya menyerang anak-anak karena sistem kekebalan tubuh mereka yang masih lemah.
Serangan virus ini diperkirakan akan mencapai puncaknya pada bulan Juni dan Juli mendatang. (ita/nrl)











































