"Ya karena mereka punya kemampuan untuk mengamankan," ujar seorang staff Setneg pada detikcom, Jumat (16/5/2008).
Mengamankan? Mengamankan masyarakat peserta tur? Kurang lebih begitu lah maksudnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Salah satu tugas para pemandu kelak memastikan anggota rombongan peserta tour menghargai dan menjaga kehormatan Istana Merdeka dan Istana Negara. Bila ada yang melanggar, wajib bagi pemandu untuk mengingatkannya, dan kemudian mengamankannya bila dianggap sudah keterlaluan.
Secara umum peraturannya adalah larangan keras membuat keributan atau onar selama tour berlangsung. Penjabarannya adalah perserta tour dilarang melakukan aksi unjuk rasa, berorasi, kampanye politik. Termasuk menyebarkan pamflet, spanduk atau baliho.
Barang bawaan lain yang dilarang adalah senjata tajam dan senjata api. Peserta juga wajib jaga kebersihan, tidak melakukan aksi vandalisme apalagi mengutil. Kalau Anda nekat melanggarnya, mbak-mbak pemandu tur mengamankan Anda lho.
(lh/fay)











































