KAMMI Yogya Dorong Motor dan Lempari Gedung Agung

Tolak Kenaikan BBM

KAMMI Yogya Dorong Motor dan Lempari Gedung Agung

- detikNews
Jumat, 16 Mei 2008 14:26 WIB
Yogyakarta - Demo menolak kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) kian marak di berbagai daerah. Di Kota Yogyakarta, seorang mahasiswa ditangkap polisi karena membuat macet arus lalu-lintas kawasan Malioboro.

Mahasiswa yang berasal daru Kesatuan Aksai Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) DIY langsung dibawa ke Mapoltabes Yogyakarta, Jl Reksobayan, Jumat (16/5/2008). Identitas lengkap mahasiswa tersebut masih belum diketahui.

KAMMI memulai aksinya dari Tugu Yogyakarta. Sebanyak 30 orang mahasiswa mendorong sepeda motor sebagai ungkapan protes rencana kenaikan harga BBM. Di bagian depan sepeda motor terpasang
beberapa poster yang bertuliskan 'Tolak BBM Naik', 'Nasionalisasi Baru Solusi', 'Rakyat Pusing Dibohongi Terus. Mahasiswa juga meletakan jeriken dan plastik bekas air minum kosong.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Setelah menggelar orasi di Tugu Yogyakarta, massa kemudian longmarch ke kantor Pertamina Unit IV Yogyakarta, Jl Mangkubumi. Di tempat itu para mahasiswa hanya bisa berorasi di depan pintu gerbang karena dilarang masuk oleh puluhan aparat Poltabes Yogyakarta.

Dari kantor Pertamina, massa beralih ke Gedung Agung Yogyakarta Jl Ahmad Yani melewati kawasan Malioboro. Namun arena membuat arus lalu-lintas macet, polisi mengamankan koordinator aksi KAMMI.

Di depan pagar Gedung Agung, puluhan polisi juga membuat barikade dan menjaga ketat istana
kepresidenan. Massa tidak bisa mendekat untuk menggoyang atau mendobrak pagar besi Gedung Agung setinggi 2,5 meter.

Para mahasiswa akhirnya hanya bisa berorasi di depan barisan polisi. Puas berorasi, mahasiswa kemudian melemparkan tomat ke halaman Gedung Agung. Namun demikian, tidak ada tomat yang mengenai barikade polisi.
(bgs/djo)


Berita Terkait