Gara-gara selingkuh dengan Kapolsek Mlati AKP Adib Rojikan, Wulansari yang cantik batal jadi model iklan Kabupaten Sleman, Yogyakarta. Iklan yang sedianya akan dibintangi Wulansari adalah iklan antinarkoba.
Sejatinya, Pemkab Sleman dalam waktu dekat akan memasang sebuah baliho besar yang salah satunya bergambar Wulansari untuk mengkampanyekan gerakan antinarkoba.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Akibat terkuaknya perselingkuhan Wulansari dengan sesama Kapolsek, Bupati Sleman Ibnu Subiyanto memerintahkan pegawainya untuk membatalkan pemasangan baliho itu. Bupati meminta petugas yang menyiapkan baliho antinarkoba itu untuk meninjau ulang, meski selama ini Wulansari dianggap memiliki reputasi baik.
Pemilihan Wulan menjadi model iklan baliho gerakan anti narkoba sudah disiapkan lama. Dia dipilih karena dianggap figur yang cocok untuk menyuarakan gerakan melawan narkoba dengan harapan dapat jadi panutan asyarakat Sleman.
Selama menjabat Kapolsek Sleman di Beran, di lingkungan sekitar kompleks kantor Pemkab Sleman, Wulan dikenal sebagai polisi yang ramah, cantik dan mudah bergaul dengan siapa pun.
Jadi bisa dimengerti ketika ulang tahun hari jadi Kabupaten Sleman ke-92 pada hari Kamis 15 Mei 2008 sore kemarin, banyak pegawai di lingkungan Pemkab Sleman yang membicarakan kasus selingkuh itu karena Wulan adalah figur populer.
"Kita memang akan menunda foto dia untuk baliho antinarkoba. Namun soal moral kami tidak tahu," kata Bupati Ibnu Subiyanto. (bgs/nrl)











































