"Kita sudah antre dari tadi sore sampai sekarang, belum juga kebagian," kata Rudi, sopir angkot, ditemui sedang antre di SPBU Kampung Pisang, Jl Ki Hadjar Dewantara, Ternate, Maluku Utara, Kamis (15/5/2008).
Antrean kendaraan bermotor baik roda dua dan roda empat ini muncul sejak pukul 17.00 WIT. Sampai pukul 21.00 WIT ini, antrean sepanjang 100 meter masih terlihat di SPBU Kampung Pisang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Terlalu mahal harganya itu, ukurannya tidak sampai-sampai lagi," keluh Usman, seorang pengendara motor yang akhirnya memilih antre di SPBU.
Tak mengherankan bensin eceran dijual begitu tinggi. Tampak puluhan jeriken antre untuk diisi di SPBU. Padahal, sebelumnya Kepala Pertamina Cabang Ternate, Purwantoro, menegaskan SPBU tak boleh melayani jeriken.
Untuk menjaga tak ada kericuhan, sejumlah personel Polres Ternate ikut berjaga di SPBU-SPBU. BBM belum resmi naik, masyarakat sudah keburu kalang-kabut. Walah! (aba/aba)











































