"Motifnya cinta. Pelaku tidak terima karena korban dianggap merebut perempuan yang disebutnya sebagai kekasih," kata Kabid Humas Polda Jateng, AKBP Syahroni, kepada detikcom melalui telepon, Kamis (15/5/2008).
Untuk memperjelas motif percobaan pembunuhan terhadap Syamsul, polisi mengamankan dan memeriksa Sg. Saat ini, dia berada di Propam Polda Jateng.
Berdasar keterangan yang dihimpun, Sg sering bertandang ke rumah Is, mantan kekasih Syamsul. Lelaki yang sudah beristri dan berputra satu ini cemburu karena menemukan Is masih menjalin hubungan dengan Syamsul.
Rabu (14/5) dini hari lalu, Sg datang bersama dua petugas jaga Polwiltabes Semarang menjemput Syamsul yang kebetulan bertandang ke rumah Is. Setelah menurunkan dua petugas jaga di Mapolwiltabes, Sg mengikat dan membawa Syamsul ke Kudus sendirian
Kemudian, Sg membakar Syamsul hidup-hidup di Jalan Lingkar Kudus setelah sebelumnya memukul habis-habisan. Merasa orang yang dibencinya sudah mati karena terbakar, Sg pulang ke Semarang.
Ternyata, Syamsul masih hidup. Dia ditemukan seorang petugas kepolisian dan akhirnya dibawa ke RS Kudus. Kini Sg harus mempertanggungjawabkan tindakannya, sementara Syamsul dirawat di RS Kudus.
(try/djo)











































