"Kita minta agar menyuntikkan air permukaan itu ke tanah dalam," ujarnya dalam sambutan Sidak Menneg LH Rahmat Witoelar ke rumah dinas Gubernur DKI, Jl Taman Suropati, Jakarta Pusat, Kamis (15/5/2008).
Air tanah yang terbuang sia-sia akibat dewatering menyebabkan cadangan air berkurang. Jika disuntik kembali ke dalam tanah, maka cadangan air di lokasi tersebut tetap ada.
Pada kesempatan itu, Foke meminta instansinya merumuskan peraturan dewatering. Dia juga minta dukungan pada Menneg LH Rahmat Witoelar.
"Dewatering segera buat aturannya. Mumpung ada Pak menteri, kita minta back up-nya," ujarnya.
Dewatering dilakukan bila pembangunan gedung ingin membuat basement. Foke mengatakan, bila basement-nya mau lima lantai, maka semakin banyak air yang harus dibuang.
"Tiap digali akan keluar air. Digali, keluar lagi," terangnya.
(gah/ana)











































