Saat ini di lokasi tersebut sudah berdiri puluhan atau bahkan mungkin ratusan toko-toko kecil. Sehingga timbul kekhawatiran mereka akan digusur dan tempatnya akan dibangun gedung yang berukuran lebih besar.
Saat mendatangi Dinas Tata Kota DKI Jakarta, Rabu (15/5/2008) detikcom mendapat penjelasan, tidak akan ada penggusuran untuk merealisasikan proyek itu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ada juga solusi patungan untuk penataan. Toko-toko kecil patungan dan mendirikan bangunan yang lebih besar di tanah mereka semula. Jika bangunan baru ternyata mempunyai space berlebih, maka bisa disewakan dan untungnya dibagi rata.
Bisa juga para pemilik toko kecil meminta developer agar dibuatkan bangunan baru. Sebagai imbalannya, developer bisa mengambil space berlebih untuk mereka gunakan sandiri atau disewakan.
Toko makanan mungkin bisa masuk dalam konsep Jakarta Orchard Road, tetapi bagaimana dengan bidang jasa seperti bengkel atau usaha fotokopi? Dinas Tata Kota berusaha optimis menjawab pertanyaan ini.
Jakarta Orchard Road adalah proyek jangka panjang yang berjalan secara bertahap selama 10-20 tahun. Dalam rentang tersebut perekonomian Jakarta juga akan tumbuh.
Pemprov DKI hanya berfungsi sebagai penata bukan untuk menguasai tanah apalagi sampai mendirikan bangunan. Sehingga bisa jadi toko-toko kecil yang tidak sesuai konsep Jakarta Orchard Road akan dibeli pihak swasta lainnya yang tertarik pada konsep tersebut.
Saat ini konsep Jakarta Orchard Road sudah mulai dilakukan secara bertahap. Bangunan baru di kawasan Casablanca sudah harus mengikuti pola Jakarta Orchard Road.
Namun jangan terburu-buru khawatir akan berbagai dampak sosial yang timbul. Jakarta Orchard Road bukan proyek instan langsung jadi. Bahkan Orchard Road di Singapura saja butuh waktu yang lama untuk menjadi seperti sekarang ini. Bagaimana pendapat Anda mengenai wacana ini? Diskusikan di thread khusus di detikforum. (gah/nvt)










































