Banyak Agen Asing di Kabinet SBY, BIN Kurang Mampu Kontraintelijen

Pengamat:

Banyak Agen Asing di Kabinet SBY, BIN Kurang Mampu Kontraintelijen

- detikNews
Kamis, 15 Mei 2008 08:35 WIB
Jakarta - Mantan Direktur Badan Koordinasi Intelijen Negara (Bakin) Dr AC Manullang tak heran dengan pernyataan Kepala Badan Intelijen Negara Syamsir Siregar yang mengatakan demo BBM ditunggangi. Manullang bahkan menilai Kabinet SBY sudah disusupi intelijen asing.

"Sebelum Syamsir mengatakan itu, dari pengamatan intelijen saya jauh hari, saya mengatakan banyak agen-agen asing di kabinet SBY," ujar Manullang pada detikcom, Rabu (14/5/2008).

Dan bukan tidak mungkin, ujar dia, banyak pejabat lainnya terkena pengaruh atau bahkan diinfiltrasi oleh intelijen asing. "Kesalahan kita mengapa intelijen tidak dapat melaksanakan atau menunaikan tugasnya untuk membuat kontraintelijen. BIN kurang mampu membuat kontraintelijen," kata dia.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kontraintelijen ini, imbuh dia, harus disertai dengan klandestin operasi intelijen, yaitu penyamaran, untuk meneliti siapa pembantu presiden yang bekerja untuk kepentingan intelijen asing. Hasilnya dilaporkan Kepala BIN kepada Presiden termasuk untuk mencegah demonstrasi.

"Laporan itu sebenarnya Pak Syamsir berkewajiban langsung kepada Presiden. Demo sekarang ini harus dicegah dan ditangkal, bukan ditembak. Tapi sebelum terjadi sudah diestimasi dan dilaporkan ke Presiden. Presiden instruksikan aparatnya untuk menangkal," kata dia.

Apa yang sebenarnya dikatakan Syamsir, imbuh dia, sebenarnya terkait Pilpres 2009. Banyak pihak yang berlomba-lomba untuk merebut kesempatan jadi RI-1. "Ini (kenaikan harga BBM)bisa menurunkan popularitas dari SBY," ujar Manullang. (nwk/nrl)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini