Lokasi yang dipilih adalah Jl Dr Satrio, Jakarta Pusat, yang biasa disebut daerah Casablanca. Nantinya Jakarta Orchard Road (JOR) akan membentang mulai dari terowongan Casablanca, Jl HR Rasuna Said, sampai fly over, Jl Jenderal Sudirman.
Belum banyak informasi yang dibeberkan Pemprov DKI soal proyek tersebut. Oleh karena itu detikcom mencari tahu konsep JOR sebenarnya di Kantor Dinas Tata Kota DKI Jakarta, Jl Abdul Muis, Jakarta Pusat, Rabu (14/5/2008) .
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tugu Monas dan Bundaran HI dirasa kurang cukup menjadi landmark DKI Jakarta. JOR diproyeksikan bisa sepopuler Orchard Road Singapura.
Konsep JOR memadukan antara pusat bisnis, resto, perbelanjaan, dengan toko-toko kecil. Bangunan berbeda fungsi tersebut tidak dikelompokkan, melainkan disebar sepanjang Jl Dr Satrio.
Hal ini dimaksudkan agar keramaian tidak hanya terpusat di satu titik saja, biasanya pusat perbelanjaan. Pusat perbelanjaan disebar dengan jarak tertentu agar bisa didatangi pengunjung tanpa menggunakan kendaraan.
Begitu juga dengan toko atau resto juga disebar. Usai berbelanja pakaian, misalnya, warga bisa keluar sambil mencari santapan yang cocok sehingga jalan-jalan di JOR akan selalu ramai. Bagaimana pendapat Anda mengenai wacana ini? Diskusikan di thread khusus di detikforum. (gah/nwk)











































