"Kalau mahasiswa demonstrasi nggak khawatir, tapi kalau orang yang lapar turun ke jalan itu yang bahaya," mantan Wakil Kepala Staf Angkatan Darat Letjen (Purn) Kiki Syahnarki kepada wartawan usai diskusi dan bedah buku di kantor PBNU Jl Kramat Raya, Jakarta Pusat, Rabu (14/5/2008).
Menurut Kiki, saat ini seharusnya yang perlu diperhatikan adalah keberadaan kelompok separatis sedang menunggu Indonesia dalam keadaan chaos. "Ini yang perlu diwaspadai tahun 2008," imbuhnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saat ini rakyat yang kehilangan mata pencaharian sekitar 2,3 juta sampai 3 juta orang, kondisi sekarang seperti ini, apa nggak bisa saya bayangkan," jelasnya.
Tentang upaya pemerintah mengatasi masalah dampak kenaikan BBM dan PHK, justru Kiki menilai pemerintah tidak memiliki kesiapan soal itu. "Kesiapan pemerintah belum saya lihat untuk mengantisipasinya," jawabnya singkat. (zal/nwk)











































