Kakak-Adik Tewas Selang 10 Hari

Diduga Terkena Flu Burung

Kakak-Adik Tewas Selang 10 Hari

- detikNews
Rabu, 14 Mei 2008 16:14 WIB
Jakarta - Air mata Aisyah masih belum kering benar ketika putera nomor tujuhnya, Ahmad Rizki (15), meninggal. Sepuluh hari kemudian, air mata Aisyah kembali mengalir deras karena anaknya yang lain, Istiqomah (16), juga menyusul meninggal.

Ibu berusia 54 tahun itu tak sanggup menutupi kesedihannya. Sang suami, Mahfud (60) pun hanya bisa meratapi kepergian anaknya.

"Anak saya (Istiqomah) terkena flu burung. Dia sempat dirawat di ruang isolasi RS Persahabatan, 4 hari," kata Mahfud di kediamannya, Jalan Dwijaya 4 RT 12 RW 1 Gandaria Utara, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (14/5/2008).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dia menuturkan, pada Kamis 8 Mei 2008 malam dibawa ke RS Gandaria dengan dugaan awal mengidap tipus. Istiqomah terpaksa dibawa ke RS karena deman tinggi mencapai 38 derajat.

Lalu pada Minggu malam, remaja itu dibawa ke RS Persahabatan dan dinyatakan positif flu burung.

"10 Hari yang lalu, adiknya (Ahmad Rizki) juga meninggal. Gejalanya sama, demam tinggi, batuk, dan lemas. Dia dibawa ke RS Gandaria. Dikira hanya demam biasa jadi tidak opname, tapi malah meninggal," lanjut Mahfud.

Tidak diketahui apakah Rizki juga terkena flu burung. Sebab dokter belum sempat memeriksa darahnya.

Untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan, sampel darah suami istri Mahfud dan 10 anaknya yang lain pun dicek. Istiqomah dan Rizki adalah anak keenam dan ketujuh dari 12 bersaudara.

Sekadar diketahui, rumah keluarga tersebut terletak sekitar 50-100 meter dari pekarangan yang terdapat kandang ayam.

Pada Rabu siang ini, Istiqomah dimakamkan. 'Rumah terakhirnya' terletak tepat di samping makam adiknya. Kedua makam itu masih dipenuhi bunga tabur. (nvt/aba)


Berita Terkait