"Negeri ini sudah mulai mengarah ke broken government. Cuma ada 2 mazhab, dibubarkan sebelum 2009 atau dibubarkan sesuai konstitusi," kata Amien dalam sambutan peluncuran buku Haryanto Taslam '40 Hari di Genggaman Kekuasaan' di Restoran Sindang Reret, Jl Wijaya I 43, Jakarta Selatan, Rabu (14/5/2008).
Amien panas dengan pernyataan Jusuf Kalla yang menyatakan orang-orang yang berdemonstrasi menolak pencabutan subsidi BBM itu membantu orang kaya. "Saya tidak bisa terima apa yang dikatakan Jusuf Kolo (Wakil Presiden Jusuf Kalla) dan Susilo (Presiden Susilo Bambang Yudhoyono). Itu lucu, ajaib dan bodoh," imbuh Amien.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saudara sekalian, 44 BUMN sekarang ini yang memberi keuntungan malah akan dijual. Muaranya akan diambil oleh asing. Itu tidak bisa saya terima," katanya lebih berapi-api di hadapan Haryanto Taslam, Erros Djarot dan lain-lain.
"Untuk menyetop ini, tentunya tidak bisa sendiri-sendiri. Bagaimana kalau kita buat Aliansi Kebangkitan Selamatkan Indonesia," kata Amien.
"Itu bisa lintas partai, lintas agama, lintas suku dan sebagainya. Setidaknya bisa menghentikan proses menjadi bangsa kuli," imbuhnya.
"Ide ini bisa digagas oleh Haryanto Taslam atau Erros. Tapi jangan saya, nanti orang bilang Amien Rais lagi. Lu lagi, lu lagi," pungkas Amien. (aba/asy)











































