Hal itu disampaikan mantan Ketua MPR Amien Rais dalam peluncuran buku Haryanto Taslam bertajuk '40 Hari Digenggaman Kekuasaan' di Restoran Sindang Reret, Jl Wijaya I no 43, Jakarta Selatan, Rabu (14/5/2008).
"Dalam keadaan matanya ditutup, dan keadaan putus asa selama 24 jam, hanya 2 jam istirahat dan diputarkan musik keras-keras itu luar biasa. Dia diintegorasi oleh orang bertopeng itu bisa saja Letkol, bisa saja Sersan. Menurut Haryanto Taslam suaranya berwibawa sekali. Siapa lagi kalau bukan..Ya itu," ujar Amien tidak melanjutkan kalimatnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Seseorang yang punya komitmen untuk memperbaiki bangsanya sesungguhnya adalah pengambil risiko. Risiko ini seperti bisa dijebloskan ke penjara dan lain-lain seperti yang dialami Haryanto Taslam," tutur mantan Ketua Umum PAN ini.
Amien juga memandang keprihatinan pria yang akrab disapa Hartas tersebut kepada bangsa bukan sebatas make up belaka.
"Saya melihat Hartas keprihatinannya terhadap bangsa ini riil bukan make up atau kosmetik saja. Untuk memikirkan bangsa ini butuh orang yang tahan banting," puji Amien yang mengenakan baju kemeja putih, celana hitam serta dasi biru. (nik/fay)











































