Berdasar informasi yang dihimpun, dalam kondisi cukup kritis, Syamsul yang sempat bercerita di RS Kudus. Pada awalnya dia dijemput tiga orang dari rumahnya. Para pelaku menutup mata serta mengikat tangan dan kaki Syamsul.
"Saya tidak tahu dibawa kemana, tahu-tahu setelah beberapa jam di mobil, saya sudah dikeluarkan (dari mobil)," katanya di RS Kudus, Jawa Tengah, Rabu (14/5/2008).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Syamsul hanya bisa meronta, namun api tetap membakar. Beruntung api bisa padam dengan sendirinya, sehingga nyawanya terselamatkan.
Syamsul mengaku tidak tahu apa-apa setelah itu. Dia sadar saat sudah berada di RS Kudus. Kini, korban dirawat intensif secara tertutup. (try/djo)










































