"Kami menuntut Walikota Jakarta Pusat Silviana Murni diganti," kata Humas Persatuan Perjuangan Delman Betawi (PTDB) Nanang, saat berdemonstrasi di depan Balaikota DKI Jakarta, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Rabu (14/5/2008).
Mereka juga menuntut agar SK No 911/1.754 tanggal 15 Juni 2007 yang isinya pelarangan delman beroperasi di Monas dicabut. Para kusir pun menolak relokasi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Nanang melanjutkan, delman merupakan salah satu ciri khas Betawi. Masyarakat pun banyak yang tahu delman beroperasi di Monas.
"Selama kami tidak beroperasi di Monas, pendapatan kami sangat menurun. Karena kalau hanya di parkiran jarang yang mau naik Delman," sambung dia.
Menurutnya, saat delman-delman itu masih beroperasi di dalam Monas, dalam satu minggu mereka mendapat penghasilan Rp 200 ribu. Karena itu, bila tuntutan mereka pada Rabu ini tidak dipenuhi maka para kusir itu akan menggelar aksi yang lebih besar. (nvt/aba)











































