"Ini langkah politik simbolik, dan perilaku seperti ini hanya pembodohan saja," kata Lili Romli, pengamat politik LIPI saat dihubungi detikcom, Rabu (14/5/2008).
Lili menyebutkan alasan pembodohan yang dilakukan kedua pejabat ini. Menurut dia, masyarakat saat ini sudah cerdas dan bisa menilai langkah kedua pejabat ini hanya untuk menarik simpati rakyat saja. "Jadi saya pikir percumaย saja mereka melakukan ini. Masyarakat akan tetap sinis melihatnya," ujar Lili.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Rakyat sudah bosan dengan simbol kemunafikan seperti ini," tambah Lili.
Lili yakin masyarakat Indonesia tidak lagi terbius dengan aksi simbolik yang tidak cerdas ini. "Mungkin targetnya untuk 2009. Tapi nampaknya rakyat tidak akan percaya begitu saja," urai Lili.
Dia yakin aksi penghematan BBM Cak Imin dan Lukman Edy ini tidak akan berlangsung lama. "Paling tahan sepekan dua pekan saja. Nanti kembali lagi naik mobil mewah," katanya.
(mar/asy)











































