Ikuti Festival Mei di Veteran I

1 Abad Kebangkitan Nasional

Ikuti Festival Mei di Veteran I

- detikNews
Rabu, 14 Mei 2008 10:53 WIB
Jakarta - Mei 2008 ini menjadi penanda 1 abad Kebangkitan Nasional yang digagas Boedi Oetomo pada 20 Mei 1908 lalu. Berbagai cara memperingatinya, termasuk salah satunya dengan menggelar Festival Mei.

"Festival Mei adalah sebuah festival yang diselenggarakan pada bulan Mei 2008 di Jalan Veteran I, Jakarta Pusat, dengan mengangkat tema communination," ungkap Ketua Panitia Agustinus Hartono dalam siaran pers yang diterima redaksi detikcom, Rabu (14/5/2008).

"Tema tersebut dipilih karena pada bulan ini, tepatnya pada tanggal 20 Mei 2008, bangsa Indonesia akan memperingati seratus tahun kebangkitan nasional," imbuh Agustinus.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Communination adalah tawaran baru untuk menyegarkan lagi cara memandang rasa kebangsaan. Ide ini memberikan dua aspek utama dalam communination, yaitu responsive community atau masyarakat yang peka dan responsible nation atau bangsa yang bertanggungjawab.

"Masyarakat yang peka dimaksudkan sebagai masyarakat yang peka terhadap fenomena-fenomena peradaban yang mengelilinginya, baik ketika berdiri sendiri sebagai komunitas maupun ketika berhadapan dengan negara. Sedangkan bangsa yang bertanggungjawab merujuk pada kedewasaan suatu bangsa dalam menghargai dan menjaga nilai-nilai luhur yang telah membentuk kebangsaan," jelas Agustinus.

Apa saja acara yang muncul dalam Festival Mei yang digelar mulai 16 sampai 31 Mei 2008 ini? Sangat beragam. Mulai dari bedah buku, bagi-bagi buku gratis, pameran lukisan, live music, pemutaran film, dan berbagai acara menarik lainnya.

Tokoh-tokoh yang jadi pembicara dalam berbagai acara yang digelar adalah Anhar Gonggong, Taufik Rahzen, Sapardi Djoko Damono, Pimred detikcom Budiono Darsono, dan sejumlah seniman dan perupa Indonesia.

Yang menarik dalam acara ini adalah diperkenalkannya museum pers Indonesia yang disebut Newseum di Jalan Veteran 1 No 31 Jakarta Pusat. Hal menarik lain adalah peluncuran buku kembar 'Seabad Pers Kebangsaan' & 'Tanah Air Bahasa: Seratus Jejak Pers Indonesia'.

Buku 'Seabad Pers Kebangsaan' berisi hasil riset media massa baik cetak maupun elektronik dari tahun 1907-2007, sedangkan buku 'Tanah Air Bahasa: Seratus Jejak Pers Indonesia' berisi seratus tokoh pers pilihan dari tahun 1907-2007. Pembicara dalam bedah buku ini direncanakan Pimred detikcom Budiono Darsono. Kegiatan digelar pada 21 Mei 2008, pukul 18.00 WIB - selesai di Matahari Longue, Jl Veteran I No 32, Jakarta Pusat. (aba/nvt)


Berita Terkait