"Ya ini kan percuma, kalau di rumahnya masih ada mobil yang 2.400 sampai 3.000 CC. Mobil itu kemungkinan masih tetap dipakai istri atau anggota keluarganya," ujar Andrinov Chaniago, pengamat politik dan kebijakan publik, saat dihubungi detikcom, Rabu (14/5/2008).
Andrinov meminta para pejabat untuk memilih langkah kampanye penghematan BBM yang rasional. Misalnya, dengan mengurangi penggunaan air conditioning (AC). "Siapa yang jamin mereka bisa mengurangi pemakaian AC dengan hanya memakai kipas angin," tambah Andrinov.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun Andrinov mengapreasiasi langkah kedua pejabat ini yang akan berkampanye penghematan energi. "Niatnya memang baik. Tapi simbol yang ditunjukkan tidak tepat dan tidak rasional," jelas Andrinov.
(mar/nrl)










































