"Saya ingin menyatakan kemarahan dan kejijikan saya pada gelombang penyerangan yang telah membuat Jaipur berkabung," ujarnya seperti dikutip AFP, Rabu (14/5/2008).
"Perancis akan mengintensifkan kerjasama dengan India dalam gerakan anti-terorisme," imbuh Kouchner yang terus mengikuti peristiwa bom yang terjadi Selasa 13 Mei 2008 itu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Seperti diberitakan, 7 bom beledak secara beruntun di sebuah pasar dan kuil di Kota Wisata Jaipur. Selain menewaskan warga, ledakan itu juga melukai 200 orang lainnya. Sejauh ini, polisi India menduga bom tersebut merupakan serangan kaum teroris.
(irw/irw)










































