"Meskipun harga BBM naik, APBN tetap defisit," katanya kepada wartawan di sela-sela acara 'Silaturahmi Mbak Mega Menyapa Rakyat' di Balikpapan, Kalimantan Timur, Selasa (13/5/2008).
Lho kok bisa begitu? Bukankah Rp 25 triliun bisa dihemat bila harga BBM dinaikkan?
Emir yang juga menjadi salah satu ketua di DPP PDIP menjelaskan, dari jumlah tersebut hanya Rp 7 triliun yang dikembalikan ke APBN. Sisanya untuk bantuan langsung tunai BLT.
"Kalau begitu mending nggak usah dinaikkan saja. Karena sama saja kan, tidak efektif," tuturnya.
BLT tidak luput dari sorotan pria bertubuh subur ini. Dia melihat BLT hanya membantu orang miskin secara temporer.
Ironisnya jumlah penerima BLT akan semakin bertambaH. Beban hidup yang kian berat akan memunculkan orang-orang miskin baru.
"Yang miskin terbantu sebentar tapi jumlah orang miskin bertambah," pungkasnya.
(gah/irw)











































