Mahasiswa Semarang Dirikan Tenda Keprihatinan

Tolak Kenaikan Harga BBM

Mahasiswa Semarang Dirikan Tenda Keprihatinan

- detikNews
Selasa, 13 Mei 2008 14:09 WIB
Semarang - Semarang - Mahasiswa dari PMII, SRMI, LMND, dan Dewan Mahasiswa IAIN Walisongo menentang rencana kenaikan BBM. Untuk menggaet dukungan masyarakat, mereka mendirikan tenda keprihatinan.

Tenda tersebut didirikan di sekitar Bundaran Air Mancur, Jalan Pahlawan Semarang, Jawa Tengah Selasa (13/5/2008). Karena cuaca terik, para pendemo tak menempati tenda tersebut, tapi berteduh di pohon beringin di belakang tenda.

Para mahasiswa membagikan pamflet ke pengguna jalan. Mereka juga memasang kain putih yang berisikan tanda tangan dukungan penolakan kenaikan BBM.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ketua PMII Komisariat Walisongo, Nedy, mengatakan, rencananya tenda akan didirikan selama pemerintah belum membatalkan kenaikan BBM. Di lokasi tersebut, mahasiswa menyiapkan pementasan dan sarasehan bersama pakar dan budayawan

"Kenaikan BBM sebetulnya bukan karena harga minyak mentah, melainkan karena amandemen pasal 33 UUD 1945. Melalui pasal tersebut, rakyat kehilangan haknya, karena diambil alih pemodal," tegasnya.

Tenda tersebut cukup menyita perhatian pengguna jalan. Meski tak mampir, mereka menyempatkan diri berhenti sebentar melihat aktivitas pendemo. Puluhan polisi berjaga saat tenda resmi didirikan. (try/djo)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads