Perihal penangkapan tersangka pengirim SMS santet ini pertama kali diungkapkan oleh Kabag Humas Ditjen Postel Depkominfo, Gatot S Dewabroto. Menurut Gator, pengirim awal SMS yang telah meresahkan masyarakat itu telah diamankan Kepolisian Riau.
Namun saat dikonfirmasi, jajaran Polda Riau membantah kabar tersebut. Sebaliknya, mereka justru mendengar kabar sang tersangka ditangkap oleh Polda Kepulauan Riau (Kepri).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Informasi penting ini pun kemudian ditindaklanjuti para wartawan di Riau dengan menghubungi Polda Kepri. Namun alih-alih mendapat kepastian, Polda Kepri malah mengaku tidak tahu menahu soal penangkapan tersangka pengirim SMS santet itu.
"Memang ada isu penangkapan tersangka SMS santet, tapi sampai saat ini kami belum tahu menahu. Tim yang kami bentuk untuk menangani kasus ini belum memberikan laporan resmi soal penangkapan," ujar Kadispen Polda Kepri AKBP Anggria Lupis.
Saat ditanya bahwa pelaku dikabarkan masih duduk di bangku SMA, Anggria kembali mengaku tidak tahu. "Ya itu tadi, kami belum tahu apa-apa," ujar Anggria. (djo/nrl)











































