BBM Naik, Popularitas SBY Tergantung Jaring Pengamannya

BBM Naik, Popularitas SBY Tergantung Jaring Pengamannya

- detikNews
Selasa, 13 Mei 2008 10:00 WIB
Jakarta - Rencana kenaikan harga BBM ditentang sejumlah kalangan. Popularitas SBY pun ditengarai bakal turun drastis. Namun bila SBY mampu membangun jaring pengaman yang kuat, popularitasnya tidak akan terjun bebas.

"Dengan kenaikan BBM ini, popularitasnya pasti turun. Tapi apakah akan terjun bebas atau bisa dikontrol. Kalau ada jaring pengamannya maka bisa dikontrol," kata Direktur Eksekutif Indo Barometer M Qodari dalam perbincangan dengan detikcom, Selasa (13/5/2008).

Jaring pengaman yang dimaksud Qodari adalah kebijakan lanjutan yang akan diambil pemerintahan SBY-JK. Apabila kompensasi lancar disalurkan, maka hal itu dinilai bisa menjadi elemen yang menguatkan jaring pengaman SBY.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Memang tidak ada kunci tunggal untuk mengatasi ini. Jadi yang bisa ditempuh produksi minyak bumi ditingkatkan, penggunaan BBM dihemat, sembari berharap harga minyak dunia turun," lanjut Qodari.

Menurut dia, seorang kepala negara atau kepala pemerintahan tidak ada yang berniat menurunkan popularitasnya. Karena itu keputusan untuk menaikkan harga BBM menjadi dilema pengambilan keputusan yang umum terjadi.

"Mungkin ada pihak yang ingin SBY jatuh (popularitasnya di 2009). Tapi saya kira keputusan menaikkan harga BBM ini lebih karena situasi dan kondisi sekarang," ucap Qodari. (nvt/nrl)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads