Diguncang Gempa, China Belum Minta Bantuan Internasional

Diguncang Gempa, China Belum Minta Bantuan Internasional

- detikNews
Selasa, 13 Mei 2008 09:35 WIB
Beijing - Korban jiwa akibat gempa dahsyat yang mengguncang China dikhawatirkan bakal terus bertambah. Sebab saat ini masih banyak orang yang terjebak dalam reruntuhan gedung. Total korban tewas sejauh ini mendekati 10 ribu orang.

Demikian menurut kantor berita resmi China, Xinhua. Namun Xinhua tidak memberikan angka persisnya. Gempa berkekuatan 7,8 Skala Richter ini merupakan gempa terdahsyat di China dalam tiga dekade.

Para pemimpin dunia menyampaikan belasungkawa atas bencana tersebut. "Amerika Serikat siap membantu dengan cara apapun," kata Presiden AS George W. Bush dalam statemennya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Saya sampaikan dukacita kepada mereka yang terluka dan kepada keluarga korban gempa bumi di Provinsi Sichuan China. Saya khususnya bersedih atas jumlah pelajar dan anak-anak yang menjadi korban tragedi ini," kata Bush.

Juru bicara Gedung Putih Dana Perino menyatakan, pemerintah China sejauh ini belum meminta bantuan apapun atas bencana alam ini. "Jadi yang bisa kami lakukan sebagai negara adalah menawarkan dukungan kami serta doa-doa kami," kata Perino seperti dilansir kantor berita AFP, Selasa (13/5/2008).

"Menurut saya saat ini pemerintah China tengah mengumpulkan informasi, meneliti kerusakan, dan melihat apa yang mungkin mereka butuhkan," imbuhnya.

Ungkapan dukacita juga datang dari Presiden Rusia Dmitry Medvedev yang mengirimkan telegram untuk Presiden China Hu Jintao. Ucapan dukacita juga disampaikan pimpinan Uni Eropa dan para pemimpin dunia lainnya. (ita/nrl)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads