Sekitar seribuan mahasiswa dari BEM se-Indonesia itu langsung lari tunggang langgang. Selama beberapa detik, mereka tampak mencari-cari apa yang terjadi. Rupanya satu tembakan gas air mata meluncur dari tengah-tengah Jalan Medan Merdeka Barat.
Kontan saja, massa yang berjumlah ribuan itu pun berlari ke arah Jalan Thamrin untuk menyelamatkan diri.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Untuk mengurangi efek gas air mata," kata salah satu demonstran kepada detikcom, Senin (12/5/2008).
Menurut salah satu seorang pendemo, Fadli, sekitar 50 mahasiswa terkena gas air mata. Mereka, katanya, saat ini dirawat oleh tim medis.
"Tadi ada polisi yang melepaskan gas air mata. Entah sengaja atau tidak," kata mahasiswa Universitas Padjajaran itu.
Pukul 19.30 WIB, 500-an mahasiswa masih bertahan di depan Istana. Mereka tampak duduk-duduk santai di pinggir jalan. Arus lalu lintas di sekitar Monas terpantau ramai lancar. (ken/ana)
