Awalnya, 15 perwakilan mahasiswa yang masuk ke Kejagung, gagal menemui Jaksa Agung Hendarman Supandji. Mereka pun menumpahkan kekecewaan dengan berorasi.
"Kita masuk ke dalam tapi tidak bertemu Jaksa Agung, mulai besok Jaksa Agung pakai rok saja," ujar orator di Kejagung, Jl Sultan Hasanuddin, Jakarta, Senin (12/5/2008).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Massa lalu merangsek mendorong barikade polisi. Aksi saling dorong pun terjadi. Seorang pria berjaket mahasiswa Trisakti melempar botol plastik ke arah polisi.
Para mahasiswa lain menganggap ada provokasi. Pria yang tampak lebih tua dari pada mahasiswa lain ini pun dipukuli sejumlah mahasiswa di sekelilingnya.
Para wartawan dilarang untuk mengambil gambar pemukulan ini. Polisi lantas maju ke depan mengamankan 'provokator' ini. Pria tersebut dibawa ke seberang Kejagung.
Hingga pukul 16.15 WIB, aksi terus berlangsung. Namun, para mahasiswa sedang bersiap-siap membubarkan diri. (fay/nvt)










































