Keempatnya dimakamkan, Senin (12/5/2008). Sebelumnya, jenazah sempat diotopsi di RS Bhayangkara Semarang.
Peristiwa cukup menggegerkan itu setelah seorang santri, Zaini (15), meninggal tak lama usai bersantap sahur, Minggu (11/5) kemarin.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun ketiganya juga meninggal menjelang malam, setelah beberapa jam menjalani perawatan. Untuk memastikan penyebab kematian tersebut, jenazah diotopsi di RS Bhayangkara.
Menurut informasi yang berkembang, ransum sahur berupa nasi jagung. Hal itu sudah biasa dilakukan, namun kali ini efeknya lain. Diduga, nasi jagung itu beracun.
Peristiwa ini membuat banyak kalangan bersimpati. Jajaran Pemkab Kendal, mulai Wakil Bupati Siti Nurmarkesi, Kepala Dinas Kesehatan, hingga camat datang melayat. (try/djo)










































