Pengujian amonium kuartener sebagai disinfektan virus flu burung dilakukan oleh Fakultas Kedokteran Hewan IPB dalam riset 2008. Mereka menguji amonium kuartener dengan virus H5N1 yang ditemukan dalam kasus yang terjadi di Tasikmalaya 2005.
"Amonium kuartener punya kelebihan, rendah toksin (racun) dan cepat membunuh virus," kata Kepala Dinas Kesehatan Hewan Pusat Studi Hewan Tropika IPB, Agus Setiyono, dalam diskusi di Hotel Ciputra, Jl S Parman, Jakarta, Senin (12/5/2008).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Agus, dalam konsentrat tinggi, amonium dapat mematikan embrio. Namun jika digunakan dalam bentuk semprot, itu tidak berbahaya bagi manusia dan hewan.
"Kalau disemprotkan itu justru bagus sebagai disinfektan," pungkasnya. IPB, lanjut Agus, terus mengembangkan penelitian mengenai manfaat penggunaan amonium kuartener ini. (fay/ana)











































