Massa Korban HAM Saling Dorong dengan Polisi di Kejagung

Massa Korban HAM Saling Dorong dengan Polisi di Kejagung

- detikNews
Senin, 12 Mei 2008 12:34 WIB
Jakarta - Puluhan mahasiswa dan korban pelanggaran HAM berdemonstrasi di Kejagung memperingati 10 tahun reformasi. Mereka saling dorong dengan polisi.

Massa yang merupakan mahasiswa Universitas Atmajaya dan keluarga korban pelanggaran HAM, menuntut penuntasan kasus pelanggaran HAM di masa lalu. Mereka meminta pejabat Kejagung keluar menemui mereka.

"Keluar! Keluar! Keluar! Kita mau penjelasan kenapa penyelidikan kasus HAM mandeg," ujar seorang orator di Kejagung, Jl Sultan Hasanuddin, Senin (12/5/2008).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Massa pun terlibat aksi saling dorong dengan puluhan polisi Polda Metro Jaya berseragam lengkap. Namun massa dapat ditenangkan.

Selain berorasi mereka juga menggelar sejumlah poster dan spanduk antara lain bertuliskan "Sikat habis jaksa yang tidak peduli HAM", "Jaksa Agung jangan diam, usut kasus Semanggi I, II dan tragedi Mei".

"Sudah 10 tahun kita minta Kejagung menyelidiki pelanggaran HAM. Tapi mereka hanya diam. Tidak tahu rasanya punya anggota keluarga yang diterjang peluru panas," ujar seorang orator.

Untuk menggalang dukungan masyarakat, mereka menggelar spanduk putih 2x1 meter di jalanan. Masyarakat yang lewat membubuhkan tanda tangan di kain itu sebagai bentuk dukungan aksi.

Rencananya massa akan bergeser ke gerbang utama Kejagung kalau massa mahasiswa Trisakti sudah datang. (fay/nvt)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini