Ali Masykur cs Tolak BBM Naik dengan Ikat Kepala Gus Dur

Ali Masykur cs Tolak BBM Naik dengan Ikat Kepala Gus Dur

- detikNews
Senin, 12 Mei 2008 12:26 WIB
Jakarta - Aksi penolakan kenaikan BBM tidak hanya dilakukan dengan turun ke jalan. Para wakil rakyat dari FKB DPR ikut menolak dengan memakai ikat kepala hijau berlambang bendera partai dan Ketua Umum Dewan Syuro PKB Gus Dur.

Aksi memakai ikat kepala oleh sebagian anggota FKB itu berlangsung dalam sidang paripurna pembukaan masa sidang di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (12/5/2008).

Ketua Umum PKB kubu Gus Dur Ali Masykur Musa terlihat memakai ikat kepala itu.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sedangkan anggota FKB dari kubu Muhaimin Iskandar tidak memakai ikat kepala. Muhaimin Iskandar dkk membiarkan kepalanya tampil polos.

Menurut anggota FKB kubu Gus Dur, Aryo Wijanarko, penggunaan ikat kepala itu sebagai bukti penolakan FKB terhadap rencana pemerintah menaikkan harga BBM. Kenaikan harga BBM akan semakin membuat rakyat terpuruk.

"Sekarang saja rakyat sudah sangat sengsara akibat sektor riil tidak segera dipenuhi oleh pemerintah. Apalagi dengan naiknya harga BBM," ujar Aryo.

Anggota FKB kubu Muhaimin, Bahruddin Nasori, yang tidak menggunakan ikat kepala mengatakan, seringkali keputusan PKB secara simbolik hanya untuk bargaining. Karena ujung-ujungnya pasti juga menerima seperti kasus Lapindo.

"Saya tidak mau pakai karena seringkali dimanfaatkan seperti ini. Kita menolak dengan cara yang lain, tidak dengan ikat kepala," ujar Bahruddin.

Namun anggota FKB kubu Gus Dur, Syafrin Romas, tidak terlihat memakai ikat kepala. Bukan karena membangkang namun karena kehabisan ikat kepala bergambar Gus Dur.
(nik/nrl)


Berita Terkait