Soetrisno yang berjas biru datang di KPU, Jl Imam Bonjol, Jakarta, Senin (12/5/2008) pukul 10.30 WIB. Kedatangannya cukup meriah dengan disambut belasan pemain rebana.
Soetrisno diterima anggota KPU Endang Sulastri. Mereka lalu bertemu Ketua KPU Abdul Hafiz Ansyari.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Soetrisno enggan mengomentari pecahan PAN, Partai Matahari Bangsa, yang bisa mempengaruhi perolehan suara PAN. "Semua partai punya hak. Yang lolos di KPU silakan berlomba-lomba dipercayai rakyat. Saya tidak mau komentar 1-2 parpol mana pun. Mari berlomba untuk kebaikan rakyat," ujarnya.
Dia juga mengatakan PAN tidak menggantungkan suara mereka dari Muhammadiyah semata. "PAN didirikan oleh sejumlah elemen. Kita tidak hanya dari satu suku, ormas, dll. Semua ada di PAN," jelasnya.
Akhir Mei 2008, PAN akan menggelar Rakornas untuk menjaring caleg. Soetrisno mengelak bicara soal capres dari PAN. "Tanya pada rumput yang bergoyang," kilahnya.
PAN adalah parpol ke 28 yang mengembalikan formulir, dari total 67 parpol yang mengambil formulir pendaftaran di KPU. (fay/nrl)











































