"Takutnya dia orang stres karena tidak ada identitas sedikit pun," kata satpam rumah sakit Marcus S Doren kepada detikcom di RS Husada, Jalan Raya Mangga Besar, Jakarta Pusat, Senin (12/5/2008).
Mengenakan kaos lengan pendek warna biru tua serta celana panjang bahan kain, wanita ini tidak henti-hentinya meringis kesakitan. Infus juga masih menempel di tangan serta perban melilit kaki kanannya. "Sejak semalam tidak ada seseorang pun yang mencarinya," tambah Marcus.
Jika ditanya perawat, Sulastri hanya meringis kesakitan. Selain itu, dia juga merintih dan teriak karena badannya luka parah. "Keluarga belum ada yang datang," tambah perawat yang tidak mau disebut namanya.
Adapun korban yang kejatuhan Sulastri, Mulyadi, warga Jalan Kebon Sayur RT 3/ RW 4, Ancol Pademangan, Jakarta Utara, kini telah dirawat intensif di Ruang Melati F 6. Dia ditunggui keluarga dan kerabatnya. (asp/nrl)











































