Peristiwa itu terjadi Minggu (11/5/2008), pukul 16.00 Wita. Proses evakuasi direpotkan oleh 1 penumpang yang terpaksa ditandu karena pingsan.
Karena keterbatasan daya angkut KT Anoman VIII, proses evakuasi dibagi dua. Untuk pengangkutan pertama, sebanyak 150 penumpang dengan berbalut pelampung sampai ke daratan pada pukul 22.30 Wita.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sedianya, kapal ini sandar di pelabuhan Makassar pada pukul 17.00 wita. Tapi karena harus menunggu KM Pudi yang sementara menurunkan penumpangnya, KM Madani harus singgah di sekitar pulau Kayangan, berjarak kurang-lebih 1800 meter dari pelabuhan. Saat menunggu itulah, air laut mengalami surut dan menyebabkan badan KM Madani kandas di area berpasir di sekitar pulau Kayangan.
Menurut keterangan Dimas, penumpang dari Samarinda ini tidak menyangka kapal mengalami kandas. Situasi di kapal pada saat kejadian biasa-biasa saja, banyak penumpang lain juga tak menyangka kapal ini kandas. Saat menunggu evakuasi dari administrasi pelabuhan (adpel) Makassar, penumpang disuguhi makan malam yang layak oleh pihak KM Madani.
Menurut keterangan kepala administrasi pelabuhan Makassar, Sato, pihak KM Madani Nusantara akan dimintai keterangan sekaitan peristiwa ini. "Nahkoda akan diperiksa, termasuk kapalnya harus diperiksa, siapa tahu mengalami kerusakan yang bisa menimbulkan korban," jelas Sato. (gah/gah)











































