"Menerobos pasar kerja di Eropa Tengah dan Timur ini penting karena negara-negara tersebut sedang giat-giatnya membangun," ujar Ketua BNP2TKI Jumhur Hidayat melalui surat elektroniknya kepada detikcom, Minggu (11/5/2008).
Jumhur mengatakan, pertumbuhan ekonomi di negara-negara Eropa Tengah dan Timur 1,5-2 kali dari Eropa Barat. Banyaknya pekerja yang pindah dari kedua kawasan itu ke Eropa Barat juga menjadi peluang bagi TKI.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara itu, lanjut Jumhur, sejumlah perusahaan di Polandia, Ceko, Rusia, Slovakia, Lithuania, dan Armenia juga berminat untuk merekrut TKI yang berkemampuan. Hal tersebut mengemuka dalam First Indonesia Expo-Central and East europe (1st IC-CEE) di Warsawa, Polandia.
Ekspo yang berlangsung 7-10 Mei 2008 itu diprakarsai oleh Kedutaan Besar RI di Warsawa dan mengundang antara lain BKPM, BPEN, BNP2TKI, Departemen Kelautan dan Perikanan dan Depbudpar, serta berbagai perusahaan termasuk PPTKIS.
Pekerjaan yang disediakan oleh perusahaan-perusahaan itu cukup bervariasi. Yakni tenaga las dan fitter, minyak dan gas, konstruksi jalan, konstruksi bangunan, teknisi mekanik, automotif, juru masak dan spa terapi.
"Bahkan guru Bahasa Indonesia juga ada," pungkas Jumhur.
(irw/gah)











































