Dari hasil identifikasi sementara diketahui, potongan kepala manusia tersebut dalam kondisi hancur pada bagian wajah dan telinga.
"Potongan kepala manusia yang ditemukan, merupakan potongan kepala perempuan korban mutilasi karena masih terdapat rambut yang panjangnya sekitar 23 centimeter," ujar Kapolrestro Bekasi Kombes pol Mas Guntur Laupe kepada wartawan di TKP, Jumat (9/5/2008).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Guntur menjelaskan, di lihat dari lokasi penemuan mayat yang berada di zona I TPA Bantar Gebang, potongan kepala perempuan ini dibuang ke lokasi dari truk sampah asal DKI Jakarta. Saat ditemukan pemulung, lanjut dia, potongan kepala perempuan tersebut sudah tercampur dengan sampah-sampah lainnya
Dalam menyidik keberadaan kepala tersebut, hingga kini pihaknya masih terus melakukan pencarian truk-truk sampah asal DKI Jakarta yang membuang sampah ke zona I tersebut.
"Di zona I ini, truk-truk sampah DKI Jakarta membuang sampah ke lokasi sekitar pukul 19.00 WIB pada Kamis (8/5) lalu," ujarnya.
Kini untuk keperluan penyelidikan, potongan kepala perempuan tersebut dibawa ke RSCM Jakarta untuk di autopsi. Selain itu, Polsek Bantar Gebang telah masih memeriksa empat orang saksi yakni, Hendra, sopir beko, Mendro, Rusdi dan Dongkal pemulung di TPA Bantar Gebang.
Temuan potongan kepala ini menambah daftar panjang kasus mutilasi yang ditemukan di wilayah hukum Polrestro Bekasi. Berdasarkan catatanย sejak lima bulan terakhir telah terjadi dua kali kasus mutilasi yakni, 14 Januari 2008, sesosok bocah laki-laki berusia sekitar 10-12 tahun ditemukan terpotong empat bagian tanpa kepala di ruas Jalan Joyo Martono RT 3/21, Bekasi Timur, 17 April 2008 Eka Putri, 21, ditemukan tewas terpotong 10 bagian di ruas Jalan Sersan Aswan RT 1/9, Margahayu, Bekasi Timur.
(asp/ary)











































