Kali ini Bali akan didaftarkan dalam UNESCO World Heritage List di Paris, Perancis pada 13-16 Mei 2008.
Arief Rachman selaku Ketua Harian Komisi Nasional Indonesia (KNIU) untuk UNESCO, mengatakan, selain memiliki kultur alam yang indah, keikutsertaan Bali dalam ajang tersebut sepenuhnya didukung pemerintah, selain itu Indonesia juga merupakan salah satu anggota UNESCO.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hal itu disampaikan dia dalam 'Dukungan Promosi The Cultural Landscape of Bali Province untuk didaftarkan dalam UNESCO World Heritage List di Paris, Perancis 13-16 Mei 2008,' di Gedung Depdiknas Jl Jenderal Sudirman, Jakarta, Jumat (9/5/2008).
Lalu kenapa Bali yang dipilih? "Ya memang ada Toraja, Nias dan Papua, kalau daerah itu aktif kita akan bantu mensosialisasikannya juga," imbuh Arief.
Arief menuturkan, keikutsertaan Bali ini tidak ada hubungannya dengan kepariwisataan. "Kalau berdampak pada pariwisata iya. Kalau ini hubungannya dengan filsafat Budaya bali sendiri," tuturnya.
Ditambahkan Arief, ada beberapa aksi budaya yang akan ditampilkan. Diantaranya, Srikandi, kehidupan agama, tarian, dan seluruh budaya yang ada di Bali.
"Saya yakin Bali bisa menjadi wakil untuk Indonesia di UNESCO. Bali mewakili Bali. Karena Bali milik Indonesia dia mewakili kultur yang bisa ditonjolkan oleh Indonesia," pungkasnya.
(ptr/fay)











































