Aktivis Komite Mahasiswa Semarang (Kamas) mendatangi Kantor Pertamina Upms IV Jateng-DIY di Jalan MT Haryono Semarang, Jumat (9/5/2008). Mereka mendesak Pertamina transparan dalam mendistribusikan BBM dan menuntut pemerintah membatalkan rencana kenaikan BBM.
Para pendemo sempat bersitegang dengan aparat kepolisian di pintu masuk, karena memaksa masuk ke area kantor. Mahasiswa dan polisi terlibat aksi saling dorong, namun tak satupun yang bisa masuk ke area kantor.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Rakyat sudah sengsara. Kalau harga BBM naik, harga kebutuhan pokok pasti naik. Ini semakin menyengsarakan rakyat," kata Korlap Andiyono dalam orasinya.
Sebagai 'bumbu' aksi, salah satu pendemo berputar-putar dengan mengendarai sepeda onthel. Dia membawa poster bertuliskan "Tolak Kenaikan BBM".
Setelah puas show of force di Bundaran Air Mancur, mereka melanjutkan demonya ke Kantor DPRD Jateng yang jaraknya hanyak 100 meter dari lokasi awal. Kedua demo berakhir damai. (try/djo)











































