"Benar, bapak (Syahrial Oesman) mengatakan demikian. Proyek Tanjung Api-Api itu tetap berjalan," kata Karo Humas dan Protokol Pemerintah Sumatra Selatan kepada detikcom, melalui telepon, Jumat (09/05/2008).
Penjelasan Syahrial Oesman diberikannya seusai membuka turnamen sepakbola "Syahrial Cup" antarinstansi di lapangan kantor Gubernur Sumsel, Jl Kapten A Rivai, Palembang, Kamis 8 Mei. Syahrial mengatakan dirinya bersedia diperiksa sebagai saksi oleh KPK lantaran pesan dari presiden SBY. "Sudah dipesan Presiden, jadi harus saya penuhi. Apalagi ini masalah izin proyek TAA," ujarnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Menteri mengatakan, proses tidak terpengaruh, karena ini (pemeriksaan KPK) urusannya lain. Proses hukum tetap jalan. Keduanya tetap jalan,β kata Syahrial.
Syahrial juga menghormati para pejabat yang tetap fokus mengerjakan proyek Tanjung Api-Api, meskipun tengah terkena proses hukum.
Hal senada disampaikan Asisten Ekonomi Keuangan dan Pembangunan Sekda Provinsi Sumsel Budi Raharjo. Menurutnya proses perwujudan Pelabuhan TAA tidak terganggu dengan proses pemeriksaan oleh KPK.
Bahkan, investor sudah menghubungi pihaknya untuk menanyakan kepastian tender yang diperkirakan akan dilakukan pada Oktober mendatang.
"Tidak, tidak terganggu pihak investor. Bahkan investor dari Arab sudah mau tanda tangan proyek, tapi tak bisa karena harus tender," kata Budi.
(tw/djo)











































