Peristiwa ini berawal saat Agam dan Edi memergoki pelaku pencurian kendaraan bermotor (ranmor) di Rusun Kemayoran, Jakarta Pusat, Jumat (9/5/2008) pukul 01.00 WIB.
Pelaku menggondol motor Jupiter Z nopol B 6543 BGU. Agam dan Edi berusaha mengejar pelaku dengan mengendarai Yamaha Scorpio B 5640 ZH.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saat keluar underpass itu, tiba-tiba ada 2 motor yang melintas yakni motor Jupiter MX B 6072 PGH yang dikemudikan Juju Siswanto dan Tarmuji dan Kharisma DK 6623 FY yang dikemudikan Eko Susanto dan Dasman. 2 Motor itu sedang memotong jalan saat motor yang dikemudikan Agam melintas.
Tabrakan tidak bisa dielakkan. Bruuuuk.....! Agam Tri tewas seketika dengan kondisi kepala hancur. Sedangkan Edi yang membonceng sempat dilarikan ke RS Mitra Kemayoran. Namun Edi akhirnya menghembuskan nafas terakhir akibat pendarahan pada pukul 07.00 WIB.
Sedangkan pelaku mulus kabur dari pengejaran itu.
4 Orang warga yang mengalami kecelakaan kini dirawat di rumah sakit. Mereka mengalami patah tulang.
"Kedua polisi itu pagi ini disemayamkan di rumah duka Komplek Polri Ciracas Jakarta Timur dan akan dikebumikan dengan upacara kepolisian," kata Kanit Reskrim Polsek Kemayoran Iptu Supriyadi.
Menurut dia, pelaku masih dikejar. "Ya orang-orang itu sajalah sudah biasa maling di sini," ujarnya. (aan/nrl)











































