Mayor Inf Lodewyk M Sirait (46) yang sebelumnya pernah bertugas di Penerangan Kodam I Bukit Barisan, diserang sekelompok preman Kamis (8/5/2008) sekitar pukul 17.00 WIB.
Penyerangan itu terjadi di tepi jalan raya yang berada di kawasan Negeri Lama, Kecamatan Bilah Hilir, Labuhan Batu, sekitar 300 kilometer dari Medan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pertengkaran itu dipicu masalah kepemilikan atas kebun warisan yang masih belum tuntas di antara sesama mereka.
Kapolsek Bilah Hilir AKP S Daely Daely menyatakan, dalam situasi situasi tersebut, korban kemudian menelepon polisi. Merespon laporan tersebut, polisi kemudian datang.
"Mereka sempat ribut adu mulut, lalu kita amankan masing-masing pihak yang bersitegang," ujar Daely.
Situasi sempat mereda. Namun saat korban akan beranjak menuju mobilnya, salah satu pelaku kemudian membacok kepala korban. Korban berusaha lari namun dikejar dari belakang pelaku dan ditikam dari arah belakang dengan pisau sangkur. Korban yang terkapar langsung dilarikan ke Puskesmas Negeri Lama dan tak lama kemudian meninggal dunia.
Sopir korban Immanuel Munthe (30) sempat disandera para pelaku dan mengalami luka bacokan pada lengan dan punggung, namun berhasil diselamatkan polisi.
Para pelaku yang berjumlah 20 orang sebagian menyebar dan berbaur dengan warga setempat setelah membacok dua korban. Sejauh ini polisi sudah berhasil mengamankan tiga orang tersangka dan kini ditahan di Polsek Bilah Hilir untuk pemeriksaan lebih lanjut. (rul/nwk)











































