Pantauan detikcom di lokasi semburan, Kamis (8/5/2008) dari hari ke hari semburan ini semakin meluas.
Lokasi semburan lumpur bercampur gas ini sudah meluas hingga ke area milik warga. Dari sebelumnya hanya sekitar 100 meter dari sumber sumur utama, kini lokasi semburan sudah meluas hingga 20 hektar dari sumur gas exciting (SGE).
Khawatir semburan lumpur tersebut tidak bisa berhenti, warga yang memiliki tanah yang terdapat titik semburan menuntut pihak pertamina selaku operator pengeboran SGE 192 JTB untuk memberikan kompensasi. Karena, sejak 2 pekan semburan lumpur ini muncul, mereka tidak dapat bertani seperti biasanya.
"Sudah hampir 20 hektar yang kena, kita takut kalo lumpur ini meluas malah buat tanah yang kita jadikan sumber penghidupan malah rusak, kita menuntut uang kerugian dari pertamina" kata petani desa setempat Waskidin. (Reno Nugraha/nwk)











































