"Saya stres di jalan karena harus memakan waktu tiga jam," ujar sopir Damri Joko Hermanto kepada detikcom di pangkalan Damri di Stasiun Gambir, Jakarta Pusat, Kamis (8/5/2008).
Menurut Joko, biasanya dia bisa istirahat lebih dari satu jam untuk mengangkut penumpang berikutnya dari Gambir ke bandara. Namun akibat banjir, Joko bahkan tidak sempat meregangkan otot.
"Biasanya bisa istirahat 1-1,5 jam. Tapi sekarang baru masuk harus siap-siap berangkat," keluh Joko.
Untungnya, Joko tidak mendapatkan keluhan dari para penumpang. Mereka mengaku pasrah.
"Mereka (penumpang) diam saja, nggak ada yang ngeluh. Karena sudah pada lihat di TV," ujarnya. (anw/nrl)











































