"Di Lombok saya ditanya apa saya siap, apa saya mampu, saya bilang saya siap, saya mampu. Pada tahun 1999 lalu, Megawati didukung 300 orang. Saya 232 orang. Gus Dur 186 orang. Tetapi waktu itu banyak yang suruh saya mundur. Katanya saya masih muda," kenang Yusril.
Hal ini disampaikan Yusril saat diskusi publik tentang "Konstruksi Kepemimpinan Muda untuk Kebangkitan Bangsa" yang digelar KAMMI Pusat di Jakarta Media Center, Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Kamis (8/5/2008).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Targetnya capres atau cawapres? "Oh Capres," ujarnya.
Yusril saat di forum itu juga menceritakan pembicaraannya dengan Jusuf Kalla.
"Yusril kamu siap menjadi presiden," kata Yusril menirukan ucapan JK.
"Saya siap," sahut Yusril.
"Kita kasih orang Jawa sajalah," kata Yusril lagi menirukan ucapan JK.
"Pak kalau orang miskin bisa berubah menjadi kaya. Kalau orang biasa bisa berusaha untuk punya kuasa. Kalau warga negara bisa pindah warga negara lain. Bahkan kalau agama bisa murtad ke agama lain. Tetapi kalau Batak, nggak bisa menjadi Jawa," papar Yusril yang disambut tawa peserta diskusi. (aan/nrl)











































